• Home
  • Stories I Write
    • The Neighborhood
    • Everything Starts to Shine
    • Love in Fall
    • Not All Stars Belong to The Sky
      • Pemantik Api
      • Isvargita
  • Social
    • Facebook
    • Twitter
    • Googleplus
  • Writing Hacks
  • REVIEW POLICY AND RATING SYSTEM
  • CONTACT ME
Dunia Sofia
from google. Aku suka sekali covernya. Cocok!
Judul: All She Was Worth – 'Melacak Jejak'
Penulis: Miyuki Miyabe
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2016
Halaman: 480 hlm
ISBN: 978-602-03-2686-3

Genre: Misteri, Detektif

Yeay, akhirnya Reight Book Club baca bareng sampai di bulan Juni! Saatnya untuk baca buku bergenre Misteri. Sebenarnya aku jarang sekali membaca genre ini dan benar-benar tidak tahu referensi buku misteri yang bagus. Jadi aku bertanya pada salah satu teman yang suka baca misteri dan dapat beberapa rekomendasi salah satunya All She Was Worth karya Miyuki Miyabe ini. Saat meminta referensi, aku memastikan novelnya tidak memuat hal-hal berdarah-darah atau proses pembunuhan sadis. Jadi pilihanku jatuh pada novel ini yang ternyata setelah kubaca sangat menarik. Yuk, simak lebih lanjut!

Sinopsis
Seorang perempuan cantik lenyap tanpa jejak, namun hasil penyelidikan menunjukkan dia bukanlah sosok seperti yang ditampilkan selama ini. Apakah dia korban, pembunuh, atau kedua-duanya? Di negara yang melacak para penduduknya dengan saksama, bagaimana bisa dua perempuan memiliki identitas yang sama, lalu menghilang tanpa jejak? Di tengah masyarakat Jepang yang serba konsumtif, banyak orang terjebak utang, lalu jatuh ke dalam jerat para rentenir gelap yang sangat berbahaya, sehingga kadang-kadang pembunuhan menjadi satu-satunya jalan keluar.




Judul: Time After Time
Penulis: Aditia Yudis
Penerbit: Gagasmedia
Tahun: 2015
Halaman: 280 hlm
ISBN: 9789797807894
Genre: fantasy, romance, time travel

Waktu bisa saja mengelabuimu
Mengambil yang kau inginkan. Menjauhkan yang kau impikan. Memberi yang tak pernah kau harapkan. Mendatangkan seseorang yang nyaris tak kau duga.
Lewat sebuah paket misterius, pintu masa lalu terbuka. Kau tiba-tiba saja diberi kesempatan menelusuri rahasia. Akankah kau mengambil kesempatan yang mungkin hanya ada dalam dongeng belaka?
Lasja yang masih berkabung atas kematian ayahnya memutuskan mengambil kesempatan ini. Ada kenangan indah bersama sang Ayah yang ingin ia ulang. Ada rahasia tentang Ibu yang ingin ia ketahui kebenarannya.
Namun ada kalanya, masa lalu memang seharusnya dibiarkan menjadi masa lalu. Perjalanan waktu itu seharusnya tak pernah terjadi. Untuk apa jika hanya membuatnya kehilangan lagi?
Ketika kehilangan satu hal, kau akan mendapatkan hal lain yang lebih berarti. Lasja pernah percaya akan hal itu. Tetapi, tidak kali ini, ketika tidak hanya cinta, masa lalu pun ternyata mengkhianatinya.
Ia hanya ingin kembali, bagaimanapun caranya. Akankah waktu mampu membawa gadis itu kembali juga membuatnya jatuh cinta sekali lagi?

~ First Impression ~
Pertama kali tahu tentang novel ini lewat gambar yang diunggah sama Adit di facebooknya. Aku masih ingat gambar itu sebuah tagline tentang novel terbarunya ini. Dan aku langsung antusias tak sabar ingin novel itu cepat terbit. Kali ini Adit memberikan sentuhan fantasi dalam kisah romannya. Selain itu akhirnya Gagasmedia memberikan sentuhan berbeda pada karya-karya yang diterbitkannya karena sejauh ini aku belum pernah tahu ada genre fantasi yang diterbitkan Gagasmedia. Dan ketika semua proses menunggu novel ini selesai dan covernya diunggah secara resmi oleh Gagasmedia, aku semakin berharap bisa mengikuti kisah Lasja dalam Time After Time. Ohya, novel ini merupakan seri Time Travel yang dikeluarkan oleh Gagasmedia tahun ini. Setelah sukses dengan seri Setiap Tempat Punya Cerita, seri 7 Deadly Sins, tahun ini Gagasmedia memiliki banyak proyek buku seri yang segenre meskipun tidak secara cerita saling berhubungan. Selain seri Time Travel ini adalah seri Love Cycle.

Sebagai penyuka fantasi dan sci-fi—meskipun belum bisa dikatakan fans beneran—aku selalu tertarik dengan sesuatu yang bernapaskan fantasi dan sci-fi. Pengetahuanku tentang karya-karya fantasi dan sci-fi sendiri pun sama sekali tidak bisa dikatakan banyak. Selain itu, belum banyak penulis tanah air yang memfokuskan dan mengkhususkan diri sebagai penulis fiksi ilmiah dan fantasi secara penuh. Dan ketika novel ini rilis, aku beneran nggak sabar pengen baca!



Judul               : To All The Boys I’ve Loved Before
Penulis            : Jenny Han
Penerbit          : Penerbit Spring
Tahun terbit   : April, 2015 (cetakan pertama)
Halaman         : 380 hlm
ISBN               : 9786027150515
Genre              : Novel Remaja, Terjemahan
Penerjemah    : Airien Kusumawardani

Lara Jean menyimpan surat-surat cintanya di sebuah kotak topi pemberian ibunya.
Surat-surat itu bukan surat cinta yang ditujukan untuknya, tapi surat yang ia tulis. Ada satu surat untuk setiap cowok yang pernah ia cintai—totalnya ada lima pucuk surat. Setiap kali menulis, ia mencurahkan semua perasaannya. Ia menulis seolah-olah mereka tidak akan pernah membacanya karena surat itu memang hanya untuk dirinya sendiri.
Sampai suatu hari, semua surat-surat rahasianya itu tanpa sengaja terkirimkan—entah oleh siapa.
Saat itu juga, kehidupan cinta Lara Jean yang awalnya biasa-biasa saja menjadi tak terkendali. Kekacauan itu melibatkan semua cowok yang pernah ia tulis di surat cintanya—termasuk cinta pertamanya, pacar kakaknya dan cowok terkeren di sekolah.

S
ebelumnya aku ingin berterima kasih kepada Penerbit Spring dan @Libri Ra karena berkat blog tour dan giveaway-nya aku bisa mendapatkan novel keren ini! Aku juga sangat menikmati event blog tour ini dan berhasil mengikuti hampir seluruh blog tour dan giveawaynya. Tapi sayang sekali aku tidak bisa ikut kuis Finale-nya karena ada masalah dengan laptop. Tetapi, rasanya mendapatkan novel To All The Boys I’ve Loved Before saja ini sudah sangat aku syukuri dan ini membuatku sangat senang. Baru novel ini yang bisa kulibas habis hanya dalam waktu singkat tahun ini! Aku hanya butuh waktu satu kali duduk selama tiga jam mulai jam dua belas malam sampai jam tiga pagi untuk mengikuti kisah Lara Jean dan surat-surat cintanya.
~ First Impression ~
Kurasa bukan aku saja yang jatuh hati pada novel ini karena sampulnya yang sangat cantik. Penampilan novel ini dengan sampul yang sudah terkonsep sangat matang ini sangat menarik. Selain enak dipandang, sampul To All The Boys I’ve Loved Before ini menurutku sudah sebagus poster film. Konsep yang begitu matang dan terencana terlihat jelas dari sampulnya dan juga model yang menjadi Lara Jean di sampul tersebut sungguh amat mendekati kemiripan dengan tokoh Lara Jean.
Dari segi ceritanya, kisah Lara Jean sudah menarik untuk dibaca. Di zaman modern seperti sekarang cewek seperti apa sih yang masih menulis surat diam-diam untuk cowok yang dia taksir? Bagaimana nasib cewek itu kalau sampai surat-suratnya diterima oleh orang-orang yang dia tulis dalam surat cintanya? Ini mungkin bukan ide paling brilian, tetapi kisah Lara Jean sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Gelombang adalah novel yang membuka rangkaian kegiatan membacaku tahun 2015. Seolah seperti tarian selamat datang, Alfa Sagala menyambutku dengan gulungan gelombang perasaan yang berkecamuk hingga kini. Dan sebenarnya aku ingin menyimpan sendiri kesanku tentang Gelombang tanpa membuat catatan atau review buku seperti biasanya. I want this feeling for myself, not even a word about my Alfa Sagala I want to share. Tapi godaan bertemu sang kreatornya menumbuhkan semangat lain. I want to meet the author and shout out loud this feeling for Alfa. Sekali lagi, Dee Lestari menghajar para pembacanya dengan melemparkan mereka ke arus kisah Gelombang. Dan membuat kami para pembacanya tetap saja menanti dengan degup jantung penasaran akan Intelegensi Embun Pagi atau #IEP. Sama saja, mau pembaca yang berkomentar tidak puas, kurang dapet greget dan sebagainya dari Gelombang atau pembaca yang serta merta menyukai kisah Alfa Sagala ini. Semuanya tetap berakhir dengan keinginan supaya kisah selanjutnya bisa segera kami nikmati. Bukti ketajaman pena Dee Lestari tetap menggores di hati para pembacanya.

Postingan Lama Beranda

HELLO THERE!

I am Sofia, the author of this blog. This is memorabilia of my adventure as a writer, a reader, a translator and a light seeker •

BBI #1701352

BBI #1701352

Categories

Adult Artikel BBIHUT6 BBIHUT6Marathon Blue Valley Series Book Tour Book Tour Host Books Cover Debut Author Dee Dee's Coaching Clinic Dewi Lestari Distopia Dystopia English Falcon Publishing Fantasy Fantasy-Mistery Fiction Filosofi Gramedia Graphic Novel Harry Potter Historical Romance Indonesia Indonesian Author Indonesian Novel J-Lit Korea Lara Jean Metropop National Bestseller Novel Novel DKJ Poems PostingBareng Reading Challenge Reight Book Club Resensi Retelling Review Romance Romantics Sastra Supernova Teen Thriller Time Travel Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie blog tour character child story detektif giveaway literature misteri movie murder orizuka prosa sci-fi suspense tips menulis young-adult

TO READ

The Graveyard Book
Gerbang Trinil
Girl in Translation
Hollow City
Hallucinations
The Man Who Touched His Own Heart: True Tales of Science, Surgery, and Mystery
The Geography of You and Me
All The Bright Places


Dheril Sofia's favorite books »
Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

@SOFIADHERIL

Copyright 2014 Dunia Sofia.
Designed by Odd