Jumat, 24 Mei 2013

Dear Papa – Selalu Ada Cintu Untuk Papa


Bahagia itu sederhana, menulis dan menerbitkan buku lalu melihat bukunya berjajar di antara rak-rak buku. Begitulah yang saya rasakan ketika mengetahui Project Dear Papa akan diterbitkan oleh Penerbit Gradien secara luas dan bukan hanya indie-published.

Awalnya bersama mbak @lalapurwono dan mbak @MeityIskandar Project Dear Papa ini tercetus. Merupakan salah satu dari proyek menulis dari Dear Books Project, saya beruntung bisa ikut di sana. Project menulis surat cinta untuk ayah ini juga bertepatan dengan Ulang Tahun Ayah waktu itu, bulan Februari 2011. Saya ingin mempersembahkan sebuah hadiah kecil kepada Ayah. Lalu saya pun menulis surat istimewa tersebut dan mengikutkannya pada Project Dear Papa. Setelah proses penyusunan buku oleh kedua korpro yang luar biasa ini, buku Dear Papa pun tersusun menjadi enam buku yang diterbitkan secara indie lewat Nulisbuku(dot)com. Surat cinta saya untuk Ayah ada di buku ke tiga.

Cover Dear Papa 3 yang terbit di Nulisbuku(dot)com


Dan berita membahagiakan itu datang, bahwa ada sebuah penerbit besar yang berminat untuk menerbitkan buku Dear Papa juga Dear Mama—salah satu project Dear Books lainnya. Rasa haru dan bahagia ketika mendapatkan kesempatan ini. Jadi dari enam buku Dear Papa dipilih lagi surat-surat cinta tersebut sehingga terkumpul lebih dari tiga puluh penulis. Buku Dear Papa akan segera terdistribusi meluas di seluruh Gramedia dan toko buku. Tukarkan 40rb anda dengan kumpulan surat manis yang menyentuh dan kesempatan untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan karena royalti buku ini akan disumbangkan untuk yayasan sosial.

DEAR PAPA - Selalu Ada Cinta Untuk Papa


Cover Dear Papa terbit dari Penerbit Gradien

Judul: Dear Papa - Selalu Ada Cinta Untuk Papa
Penulis : Penulis-penulis Dear Papa Project (Meity Mutiara, Lala Purwono, dkk termasuk saya lhoo.. hehehe)
Penerbit: Penerbiit Gradien
Tahun terbit: 2013
Harga: Rp. 40.000,-

**Royalti dari buku ini disumbangkan ke yayasan sosial, mari baca kisah-kisah ini dan mari berbagi banyak cinta kasih.

Jumat, 10 Mei 2013

SOPHIE AMUNSEND

Entah perasaaan saya saja atau bagaimana, saya merasa mirip dengan karakter Sophie dari Dunia Sophie, buku novel filsafat karya Jostein Gaarder yang beberapa waktu lalu rampung saya baca. Wajah Sophie dan penggambaran karakternya dari segi fisik membuat saya ingat saya kecil dulu. Rambut tipis lurus yang tidak bisa diapa-apakan, hidung sebesar buah ceri dan bibir yang entah tipis atau tebal. Saya terhenyak ketika mendapati halaman sketsa wajah Sophie.

dheril's photo

Saya ingin sekali merobek dan menyimpan halaman ini, tapi sayangnya itu buku pinjaman dari perpustakaan kampus. Selain itu saya ini sayang banget sama buku, jadi nggak tega mau mencuri selebar saja darinya.


Kamis, 02 Mei 2013

DUNIA SOPHIE [book review]

Dunia Sophie

My rating: 5 of 5 stars


“Wisest is she who knows she does not know.” ― Jostein Gaarder, Sophie's World

Langsung saja mari kita menikmati filsafat yang dibalut dengan dongeng yang begitu memikat.
Taman Firdaus—Sophie Amundsen menerima kiriman surat-surat misterius berisi ucapan selamat ulang tahun yang ditujukan kepada gadis bernama Hilde yang tinggal di Lillesland oleh ayahnya dari Lebanon, namun bukan itu saja yang misteri yang dihadapi Sophie. Seseorang berusaha mengajaknya bermain-main dalam dunia pemikiran—filsafat.

Hari demi hari Sophie diperkenalkan dengan filosof-filosof Yunani Kuno Heraclitus, Descrates , Plato, Aristoteles dan lain-lainnya hingga ke masa zamannya sekarang. Dia melalui perjalanan filsafat yang penuh petualangan dalam pemikiran-pemikiran yang sangat menarik oleh para filosof itu. Alberto Knox, guru filsafat misteriusnya itu terkadang membuat dunia Sophie jungkir balik begitu pula Hildegaard dan Ayahnya.

Tidak ada kata-kata lebih lagi, buku ini memikat saya dengan ketebalan 800 halaman. Bukan hanya kisah misteri dan fantasinya, tapi pendalaman filsafatnya begitu mudah diterima awam. Saya pernah belajar Filsafat Umum di semester 5 di matakuliah yang sama. Dan menemukan adanya gambaran yang semakin terang tentang apa yang telah saya pelajari, dan bahkan menemukan beberapa titik terang yang selama ini masih redup di kepala saya.